Unggul Dalam Prestasi dilandasi Akhlaqul Karimah Sehat Bersih Hijau dan Lestari | Kepala Sekolah Sri Sayekti, S.Pd., M.Pd

Template Information

Test Footer 2

Latest Post

Sekolah Sehat dan Menyenangkan

Senin, 11 Maret 2019 | 10.57

Dari Sekolah Sehat Hingga Sekolah Aman dan Menyenangkan, hal 52 Majalah Direktorat PSD Kemendikbud RI

SDM 1 Ketelan Gelar Semarak Peringati Hari Peduli Sampah

Jumat, 01 Maret 2019 | 00.00


sdmuh1solo.com - SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta gelar semarak Peringati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) dengan aksi memungut sampah di Teras Adiwiyata dan memanfaatkan karton bekas tisu gulung dibuat vas bunga, membuat karya dari bahan buatan dengan membuat bunga dari tisu dan sedotan, Jumat (1/3/2019).

Kegiatan ini kerja sama dengan Paguyuban Orang Tua Wali Siswa (PGOTS). Peserta didik keluar kelas membersihkan sampah yang tercecer dan mengajak warga sekolah meninggalkan penggunaan kantong plastik.

”Kegiatan ini bertujuan mengajak dan memotivasi siswa-siswi untuk merawat tanaman dan berkreasi serta lebih peduli terhadap lingkungan, kali ini berkreasi dengan menggunakan karton bekas tisu gulung, dengan alat dan bahan karton bekas, kertas warna, pensil, gunting, dan lem,” kata Dwi Suparwanto, guru kelas 2C.

Sekolah Pendidikan Karakter Berbasis Teknlogi, Informasi dan Komunikasi (TIK) DAN Budaya, Kepedulian terhadap  lingkungan tidak hanya dilakukan hari ini saja tetapi setiap hari terus berproses karena SD Muh 1 merupakan sekolah Adiwiyata binaan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah Kota Solo.

Alisha Nor Azmi, salah satu siswa, mengatakan senang terlibat dalam kampanye itu. Menurut dia, sudah saatnya diet kantong plastik.

Kegiatan membuat vas bunga dan bunga sangat menyenangkan, Mari bersama menjaga lingkungan, mengurangi penggunaan sampah plastik, ” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Kepala sekolah bidang Humas, jatmiko mengatakan Minggu, 3 Maret 2019 sekolah akan mengirimkan sebanyak 16 siswa dan 2 guru pendamping bertempat di CFD (Depan  Loji Gandrung) untuk mengikuti HPSN bersama dengan 28 sekolah dasar dan menengah lainnya.

“Pelibatan orang tua siswa di teras Adiwiyata adalah bentuk petik praktik baik dari nilai utama pendidikan karakter, baik sisi religius, nasionalisme, gotong royong, mandiri dan integritas, untuk bergerak, perbaikan-perbaikan dan berkarya sebuah kemajuan dan amal shaleh, Kali ini kita dengan memanfaatkan teras yang ada, teras ini nanti bisa menjadi tempat siswa, duta adiwiyata, dan kaya akan manfaat, seperti menyerap polusi, sumber oksigen, menghilangkan kepenatan dan juga menyalurkan hobi,” katanya.


Humas Jatmiko.




sdmuh1solo.com - SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta gelar semarak Peringati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) dengan aksi memungut sampah di Teras Adiwiyata dan memanfaatkan karton bekas tisu gulung dibuat vas bunga, membuat karya dari bahan buatan dengan membuat bunga dari tisu dan sedotan, Jumat (1/3/2019).

Kegiatan ini kerja sama dengan Paguyuban Orang Tua Wali Siswa (PGOTS). Peserta didik keluar kelas membersihkan sampah yang tercecer dan mengajak warga sekolah meninggalkan penggunaan kantong plastik.

”Kegiatan ini bertujuan mengajak dan memotivasi siswa-siswi untuk merawat tanaman dan berkreasi serta lebih peduli terhadap lingkungan, kali ini berkreasi dengan menggunakan karton bekas tisu gulung, dengan alat dan bahan karton bekas, kertas warna, pensil, gunting, dan lem,” kata Dwi Suparwanto, guru kelas 2C.

Sekolah Pendidikan Karakter Berbasis Teknlogi, Informasi dan Komunikasi (TIK) DAN Budaya, Kepedulian terhadap  lingkungan tidak hanya dilakukan hari ini saja tetapi setiap hari terus berproses karena SD Muh 1 merupakan sekolah Adiwiyata binaan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah Kota Solo.

Alisha Nor Azmi, salah satu siswa, mengatakan senang terlibat dalam kampanye itu. Menurut dia, sudah saatnya diet kantong plastik.

Kegiatan membuat vas bunga dan bunga sangat menyenangkan, Mari bersama menjaga lingkungan, mengurangi penggunaan sampah plastik, ” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Kepala sekolah bidang Humas, jatmiko mengatakan Minggu, 3 Maret 2019 sekolah akan mengirimkan sebanyak 16 siswa dan 2 guru pendamping bertempat di CFD (Depan  Loji Gandrung) untuk mengikuti HPSN bersama dengan 28 sekolah dasar dan menengah lainnya.

“Pelibatan orang tua siswa di teras Adiwiyata adalah bentuk petik praktik baik dari nilai utama pendidikan karakter, baik sisi religius, nasionalisme, gotong royong, mandiri dan integritas, untuk bergerak, perbaikan-perbaikan dan berkarya sebuah kemajuan dan amal shaleh, Kali ini kita dengan memanfaatkan teras yang ada, teras ini nanti bisa menjadi tempat siswa, duta adiwiyata, dan kaya akan manfaat, seperti menyerap polusi, sumber oksigen, menghilangkan kepenatan dan juga menyalurkan hobi,” katanya.


Humas Jatmiko.





Terima Penghargaan Sekolah Islam Abad 21



sdmuh1solo.com - Selangkah lebih maju SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta dalam hal layanan pendidikan, terarah, terukur dan berkesinambungan, memperbaiki manajemen berbudaya mutu menorehkan prestasi sebagai “The Most Favorite Elementary Islamic School In Quality Education Program Of The Year 2019" dari Indonesia Development Achievement Foundation.

Malam penganugerahan bergengsi tersebut diselenggarakan pada Jumat malam (1/3/2019) di Phoenix Hotel, Yogyakarta. Didampingi Waka Kesiswaan, Imam Priyanto dan waka Humas, Jatmiko.

Setidaknya ada tiga indikator yang mengantar Sekolah Dasar Swasta Rujukan (SDSR) versi Kemendikbud RI, Sekolah berbasis Pendidikan Karakter, Budaya, Teknologi, Informasi, Komunikasi (TIK), diperkuat al Islam, Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab (ISMUBA) ini, membawa pulang piala dan piagam dari IDAF.

Antara lain, SD Muhammadiyah 1 Ketelan banyak diminati oleh masyarakat, integritas, etos kerja, gotong royong, dan layanan pendidikan berkualitas.

Selama ini amanah dan kepercayaan masyarakat begitu tinggi, sehingga SD Muhammadiyah 1 Ketelan atau Muh 1, berhak menerima penghargaan “Indonesia Most Recommended Education Award 2019”.

“Jelang 84 tahun SD Muh 1 yang didirikan pada tahun 1935 mendapat kado spesial penghargaan, terbukti dari kuota peserta didik baru selalu terpenuhi,” jelas Kepala Sekolah, Sri Sayekti, S.Pd., M.Pd, Jum’at (1/3/2019).

Pertama, SD Muh 1 merupakan gudang prestasi baik akademik maupun non akademik yang ditorehkan secara kelembagaan baik dari guru, komite sekolah, maupun siswa.

“Meraih 191 prestasi, al Hamdulillah selalu  ada prestasi-prestasi,” ujar wanita kelahiran Solo, 13 April 1971 yang sarat pengalaman dan prestasi individu.

Kedua, inovasi dalam dunia pendidikan dan kultur sekolah, kegiatan belajar mengajar maupun media pembelajaran.

“Merupakan sekolah model dengan pemanfaatan portal rumah belajar Pustekkom Kemendikbud RI, dan menjadi model sekolah lain dalam pengembangan pendidikan karakter,” terang Tenaga ahli bagi pasien berkebutuhan khusus di RS. PKU Muhammadiyah Solo, Sri Sayekti.


Ketiga, SD Muhammadiyah 1 Ketelan memiliki ciri khas, di antaranya Kegiatan Ektrakurikuler  28 jenis, Seni Budaya (Karawitan dan Pedalangan), berwawasan lingkungan,  Kantin Sehat dan BUMS, Penggunaan e-Money sebagai alat transaksi anak-anak di sekolah.

“E-Money, alat transaksi pengganti uang dan tidak boleh bawa uang tunai, kartu tersebut menjadi media literasi digital, finansial, sekolah sehat, sejak dini anak-anak sudah mampu mengatur keuangan, di era industri 4.0, kita siapkan satu kartu yang akan mencukupi kebutuhan anak-anak di sekolah, dan workshop-worshop kita siapkan, anak-anak dilahirkan di era digital, kita migrasi,” tambahnya.

Ke depan, pihaknya berharap SD Muhammadiyah 1 ketelan makin meningkatkan kualitas dengan prestasi hebat lainnya, dalam waktu dekat semoga menjadi juara Adiwiyata tingkat provinsi.

Mengantar peserta didik sebagai generasi abad 21, memiliki kepekaan, keterampilan khusus, komunikasi, kolaborasi, berfikir kritis, mampu salat dan jadi imam, hormat dan patuh orang tua dan gurunya, bisa mengembangkan diri dengan bahasa inggris kurikulum cambridge dan berkreatifitas.

“Tentu penghargaan ini sangat memotivasi civitas akademika warga sekolah, menjadi penyemangat untuk lebih baik lagi di masa yang akan datang, anak-anak bergembira dengan pembelajaran berbasis e-learning, dengan terus meningkatkan prestasi, prinsipnya kita selalu membuka diri tidak pelit ilmu, kita selalu berusaha memperbaiki yang berawal dari masalah dan apa solusinya,” pungkasnya.

 Humas Jatmiko.

Lepas Guru Sambil Launching Lagu Adiwiyata

Selasa, 26 Februari 2019 | 00.00

sdmuh1solo.com - Pelepasan guru Matematika Rumiyati, S.Pd SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta tahun ini tampak berbeda. 

Pasalnya, acara yang digelar di Boga Bogi 2 di Jalan Adi Sucipto KM. 9, Blulukan, Colomadu, Karanganyar, juga dilaunching Lagu Adiwiyata Ciptaan guru “Sekolah Istanaku”, Selasa, (26/2/2019).


Kepala sekolah Sri Sayekti,  mengungkapkan rasa syukurnya atas peluncuran lagu Adiwiyata ini. 

“Al Hamdulillah, acara ini sungguh teristimewa bersamaan peluncuran lagu Adiwiyata dengan melepas ibu Rumi yang kurang lebih hampir 9 tahun mengabdikan diri menjadi bagian keluarga sekolah,”  ungkapnya.

Dalam testimoninya, Sri Sayekti menyampaikan bahwa belaiu mengabdikan diri penuh keikhlasan, kesabaran.

“Maafkan semua apabila ada yang menyakiti, jadikan semua teman, ceritakan hal-hal yang baik pada suami, secara fisik berpisah tapi hati kita tidak berpisah, jauh dimata dekat dihati, mengikuti suami hukumnya wajib baik suka maupun duka, di manapun ditempatkan semoga selalu sukses dunia akhirat, menjadi keluarga sakinah mawaddah wa rahmah,”ucapnya.


Tak hanya itu, acara pelepasan ini juga dihibur penampilan berbagai macam kreativitas guru dan tenaga kependidikan mulai dari membawakan lagu Koes Plus oleh Slamet Widodo, Banyu langit, tendha biru versi jawa dan lagu kenangan oleh waka kurikulum SW. Winarsi. 


Semoga SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta terus menjadi sekolah unggul dan melahirkan anak-anak yang menjadi harapan Indonesia.  

Pernyataan itu disampaikan Rumiyati, ketika memberikan sambutan kata pamitan. “Pada kesempatan ini mengucapkan terima kasih kepada SD Muhamamadiyah 1, baik kepala sekolah, guru karyawan, karena telah diberi kesempatan hampir 9 tahun mengabdi banyak suka dan duka untuk belajar, atas nasehat motivasi serta arahannya sehingga terus meningkatkan berusaha menjadi lebih baik, menjadikan kita keluarga kerabat, teman, sahabat, selain itu tentunya tidak kuput dari salah, mohon maaf, ketika bercanda tanpa sengaja, harapannya semoga terus menjadi sekolah unggul, melahirkan  generasi yang menjadi harapan bangsa Indonesia,”ujarnya. 

Lirik lagu Sekolah Istanaku Ciptaan Ki Agung Sudarwanto, S.Sn., M.Sn yang dinyanyikan itu berbunyi seperti ini:
Intro :
#Alamku indah permai, tentram damai
Lestari kan ku jaga spanjang masa
Sekolahku sehat, lingkungan terawat
Ku rawat bersama sepanjang masa
Reff :
Sekolah istana ilmu di sana … 
Gapai bintang raih prestasinya …
Jiwai Al Islam dan Pancasila
Bangunlah jiwa serta raganya

Raganya sehat mentalnya
Jiwanya akhlak mulia
Bangunlah karakter bangsanya
Jagalah lestari alamnya


Humas Jatmiko.

Membuat pizza sendiri secara langsung

Kamis, 21 Februari 2019 | 13.31


Ratusan Siswa SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo praktik membuat pizza dalam kegiatan outingclass ke Papa Ron’s Pizza Solo, Kamis (21/2/2019). Kunjungan anak-anak tersebut untuk membuat pizza sendiri secara langsung dan mencoba mengetahui berbagai bahan yang digunakan.

Sekolah Dasar Swasta Rujukan

Rabu, 20 Februari 2019 | 09.12


 
Copyright © 2014. SD Muhammadiyah 1 Surakarta - All Rights Reserved
Kembali ke Atas